Info seputar, Cara membuat pupuk,Cara Menanam,Cara stek,Taman Hias,Obat herbal,Seputar Dunia Kesehatan Berserta Tips Sehatnya

 
Showing posts with label Cara Menanam. Show all posts
Showing posts with label Cara Menanam. Show all posts

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR KUPING

Budidaya Jamur Kuping - Jamur telah dikenal dan populer sebagai makanan lezat sejak abad XIV M. Jamur telah menjadi santapan spesial bagi pejabat negara saat dinasti Ming berkuasa di daratan China. Kelezatan dan rasa khas jamur tersebar di seluruh penjuru dunia sejak terbukanya perdagangan dan komunikasi penduduk antar-negara dan benua. Jamur telah menjadi hidangan favorit sekaligus bergengsi.

Budidaya jamur kuping dapat dikelola sebagai usaha sampingan ataupun usaha ekonomis skala kecil, menengah, dan besar ( industri). Negara-negara yang telah mengembangkan budidaya jamur kuping sebagai industri agribisnis andalan dan unggulan adalah China, Belanda, Spanyol, Francis, Belgia, dan Thailand. Negara-negara tersebut termasuk produsen jamur terbesar di dunia.

Budidaya Jamur Kuping

Pemeliharaan pada budidaya jamur kuping sangat sederhana, yaitu menciptakan dan menjaga kondisi lingkungan budidaya (cultivation) yang memenuhi syarat tumbuhnya. Langkah-langkah budidaya jamur kuping meliputi pembuatan atau perbaikan (rehabilitasi) rumah jamur (kumbung), perawatan miselium dan tubuh buah, pengendalian hama atau penyakit, dan pemanenan.

Budidaya Jamur

A. Pembuatan atau Rehabilitasi Rumah Jamur Kuping (Kumbung)

Rumah jamur kuping yang sederhana dapat dibuat dari kerangka kayu (bambu) beratap daun rumbia, anyaman bambu, atau anyaman jerami padi. Ukuran kumbung yang ideal adalah 84 m² (panjang 12 m, lebar 7 m) dan tinggi 3,5 m. Bentuk kumbung mirip gerbong kereta api, tiang bawah kumbung jamur berdiri tegak dan atapnya melengkung setengah lingkaran.

Ruangan kumbung budidaya jamur kuping dilengkapi rak atau para-para (shed) yang dipasang berjajar, berderat, dan bersusun berlapis-lapis di antara sisi-sisi tiang penyangga. Ukuran rak disesuaikan dengan ukuran polybag (kantong miselium) bibit jamur yang akan di inkubasi dan ditanam. Rak kumbung terdiri atas unit-unit rak yang terpisah oleh jalan utama dan jalan simpang yang membelah ruangan. Unit rak berupa sekat-sekat atau susunan kayu horizontal atau membujur berlapis-lapis yang dipasang kokoh dan rapi di antara tiang penyangga. Lebar dan tinggi setiap unit rak dibuat sekitar 2 x 20 cm (panjang polibag) atau sekitar 40 cm, sedangkan panjangnya 3 m atau disesuaikan dengan ukuran lebar kumbung.

Deretan unit-unit rak dipasang secara teratur pada sisi kiri dan kanan ruangan sehingga bagian tengah kumbung terdapat jalan selebar 1 m dan di antara unit-unit rak terdapat jalan simpang selebar 80 cm.

Pembuatan susunan (sekat) unit-unit rak yang ideal tidak lebih dari 5 lapisan. Setiap lapisan rak ini mampu memuat atau menampung polybag sebanyak 2 kantong ke arah vertikal dan 15 — 16 buah ke arah horizontal. Unit rak ukuran 3 m (panjang) dan 40 cm (lebar dan tinggi) dapat diisi sekitar 60 kantong polybag sehingga seluruh unit rak yang tersusun 5 lapis dapat diisi sekitar 300 kantong polybag.

Susunan rak lapisan bawah dibuat sekitar 20 cm — 25 cm di atas permukaan lantai dasar agar sirkulasi udara pada bagian ini tidak terhambat dan tubuh buah jamur yang tumbuh pada lapisan rak paling bawah ini tidak menyentuh dan terkontaminasi oleh kotoran yang mencemari lantai dasar. Demikian pula, ruangan kumbung tidak dipenuhi oleh unit-unit rak. Sediakan tempat kosong sekitar 25% dari luas lantai dasar ruangan kumbung pada salah satu sisi ruangan sebagai tempat inkubasi. Pada setiap rumah jamur ukuran 84 m² dapat dibuat sekitar 18 — 20 unit rak dengan 1 unit lantai inkubas.

Atap dan dinding kumbung ditutup rapat dan kokoh. Atap kumbung yang praktis dan hemat biaya dapat dibuat dari anyaman daun rumbia. Dinding rumah jamur sisi panjang dibuat 2 lapisan, yaitu lapisan atas dibuat dari anyaman bambu sedangkan lapisan bawah setinggi 1 m dibuat dari lapisan plastik bening (transparan). Jika kondisi yang kurang baik, khususnya kelembaban ruangan kumbung agak rendah, maka seluruh atap dan dinding kumbung perlu dilapisi lembaran plastik.

Pada dinding kumbung bagian atas diberi lubang ventilasi terbuka sedangkan dinding kumbung bawah diberi lubang ventilasi khusus yang dapat dibuka atau ditutup kembali. Lubang ventilasi dinding atas pada kumbung ukuran ideal sebanyak 4 buah. Dua buah ventilasi terdapat pada dinding kumbung sisi kiri dan sisanya terdapat pada dinding kumbung sisi kanan. Untuk mencegah masuknya burung-burung atau binatang liar lain, maka pada ventilasi terbuka dipasang kawat kasa yang dijepit bingkai bambu pada keempat sisi-sisinya. Sedangkan ukuran setiap ventilasinya adalah 60 cm x 40 cm.

VentiIasi pada dinding bagian bawah berupa jendela plastik yang disobek membentuk huruf L atau U. Tujuannya adalah agar sobekan plastik tersebut dapat dibuka dan ditutup atau dirapatkan kembali. Jumlah dan ukuran ventilasi sama dengan ventilasi terbuka, sedangkan letaknya sekitar 1 m samping kiri atau kanan ventilasi terbuka.

Rumah jamur di lengkapi dengan pintu utama yang dipasang pada bagian depan. Pintu ini dibuat dari anyaman bambu yang dibingkai dengan kerangka kayu papan atau bilah-bilah bambu.

Masa pakai optimal rumah jamur sederhana dari kerangka kayu, atap daun rumbia, serta dinding anyaman bambu dan lembaran plastik tersebut sekitar 2 tahun atau sekitar 4 peroide produksi. Selanjutnya, rumah jamur tersebut dapat dibongkar dan dibangun kembali rumah jamur sederhana dengan bahan-bahan baru atau diperbaiki (direhabilitasi) dengan mengganti bahan-bahan yang telah rusak.

Budidaya Jamur Kuping

B. Perawatan Miselium dan Tubuh Buah Jamur Kuping

Bibit jamur (miselium) F4 hasil pembelian atau produksi sendiri dapat diangkut dan dimasukkan dalam kumbung yang telah disiapkan. Jumlahnya disesuaikan dengan ketersediaan bibit dan kapasitas kumbung. Pada kumbung ukuran 84 m² dan tinggi 3,5 m dapat ditanam sekitar 5.000 kantong polybag bibit jamur kuping.

Letakkan polybag tersebut di atas permukaan lantai inkubasi yang telah disediakan, yaitu permukaan lantai kosong yang tidak ditutup rak. Posisi polybag adalah vertikal, alas polybag di bawah, dan bagian permukaan tempat pesemaian miselium yang ditutup (disumbat) kapas di atas.

Bibit jamur pada lantai inkubasi tersebut dibiarkan selama 1,5 buIan hingga miselium tumbuh dengan sempurna. Masa penanaman ini disebut inkubasi. Selama masa inkubasi, miselium akan tumbuh menutupi permukaan dan pori-pori media tumbuh dalam polybag. Miselium yang tumbuh baik akan menutup sekitar 70% permukaan dan pori-pori media tumbuh.

Usai masa inkubasi dilanjutkan dengan penanaman. Bibit jamur yang tumbuh baik segera disusun di atas lapisan-lapisan rak. Sambil menyusun polybag bibit jamur, sekaligus dilakukan seleksi. Bibit yang tidak tumbuh baik dan terkontaminasi oleh kotoran dan jamur lain dikumpulkan dalam karung dan dibuang atau dibakar.

Polybag disusun miring ke kiri dan ke kanan. Bagian atas (tutup) polybag miring ke arah jalan simpang sedangkan alasnya saling bersinggungan.

Selesai penyusunan polybag dapat dilakukan monitoring pertumbuhan miselium. Dalam monitoring ini dilakukan pemeriksaan atau identifikasi ulang terhadap miselium dalam polybag. Jika dijumpai miselium dalam polybag yang tumbuh kurang baik, maka harus segera diambil dan dibuang, kemudian diganti dengan polybag lain atau dibiarkan kosong.

Setelah seluruh atau sekitar 75% permukaan pori-pori media tumbuh tertutup oleh miselium jamur kuping, maka segera dilakukan penumbuhan jamur dengan cara menyobek plastik polybag. Penyobekan dilakukan pada bagian lengkung di dekat ujung polybag. Sobekan membentuk huruf L atau lubang segi empat berukuran 1 cm x 1 cm. Sobekan berbentuk huruf L harus membentuk siku-siku terbuka ke arah ujung polybag.

Biasanya, sekitar 15 hari kemudian, calon tubuh buah jamur (pin head) akan tumbuh pada sobekan tersebut. Penyobekan kantong polybag diulangi lagi dengan cara yang sama setelah calon jamur berumur 15 hari atau sekitar 30 hari sejak penanaman polybag. Posisi penyobekan kedua sebaiknya berseberangan dengan letak (posisi) sobekan sebelumnya. Tujuannya adalah agar terjadi pemerataan pemanthatan cumber nutrisi yang terkandung dalam media tumbuh sekaligus memudahkan pelaksanaan pemetikan dan menjamin kontinuitas panes.

Pekerjaan pokok dan rutin selama perawatan miselium dan tubuh buah jamur kuping adalah penyiraman, pengontrolan kelembaban dan sirkulasi udara, serta kebersihan kumbung. Penyiraman dilakukan setelah tubuh buah jamur yang tumbuh pada sobekan pertama berumur 15 hari atau sekitar 2,5 bulan sejak masa inkubasi. Penyiraman dilakukan dengan menyemprotkan kabut air memakai sprayer yang dilengkapi nozzle.

Rumah jamur kuping raksasa dan di bangun permanen dapat dilengkapi dengan alat semprot otomatis (presage chamber) untuk mengatur semprotan air bersih dan berkabut yang mucrat melalui nozzle yang dipasang pada tiang atau dinding.

Penyiraman pertama dilakukan sampai tubuh buah jamur basah dan meneteskan air. Sedangkan penyiraman berikutnya dilakukan secara rutin setiap hari sesuai dengan kondisi udara (cuaca). Penyiraman pada musim panas serta suhu udara cukup tinggi dan kelembaban ruangan kumbung agak rendah dilakukan sebanyak 2 — 4 kali sehari. Frekuensi penyiraman saat suhu udara terlalu tinggi yang dibarengi dengan tiupan angin kencang dilakukan sebanyak 5 kali sehari.

Tindakan yang dilakukan jika tidak ada angin dan sirkulasi udara dalam kumbung terhambat serta tidak terjadi hujan adalah membuka atau menyingkapkan ventilasi plastik pada dinding kumbung bagian bawah. Kebersihan kumbung selama pemeliharaan harus dijaga dengan baik. Setiap selesai panen, lantai dasar kumbung harus ditaburi kapur. Tindakan ini untuk mencegah serangan penyakit atau serangga pengganggu sekaligus menciptakan kondisi rumah jamur tetap sehat.

Budidaya Jamur Kuping

C. Pengendalian Hama dan Penyakit Jamur Kuping

Masalah utama pemeliharaan jamur kuping adalah kontaminasi dan serangan hama. Pelaksanaan sterilisasi ruangan dan peralatan serta media tumbuh pada pembiakan miselium F4 yang kurang sempurna akan memudahkan kontaminasi oleh jamur lain. Jenis jamur yang seringkali mengkontaminasi miselium atau calon tubuh buah (pin head) jamur kuping adalah Trichoderma sp. Jamur ini berwarna hijau dan tumbuh seperti lumut pada permukaan media.

Acapkali, miselium polybag jamur kuping terkontaminasi oleh jamurjamur penyaing (kompetitor) yang tumbuh berupa bintik-bintik hitam pada permukaan media. Jamur-jamur yang belum dapat diidentifikasi jenisnya ini tumbuh dan memanfaatkan nutrisi media tumbuh sebagai habitat dan sumber makanan.

Masalah lain adalah kebersihan ruangan dan fluktuasi kandungan air dalam media tumbuh. Rumah jamur yang dibuat sederhana mudah kotor dan terpolusi oleh kotoran-kotoran yang bersumber dari bahan-bahan pembuatan kumbung atau bahan-bahan lain. Pelaksanaan penyiraman yang kurang baik juga akan menyebabkan fluktuasi kandungan air media tumbuh. Kelebihan atau kekurangan air media tumbuh akan menyebabkan pertumbuhan jamur tidak normal dan mudah terkontaminasi oleh jemur lain.

Untuk menghindari kontaminasi dan serangan hama atau penyakit perlu dilakukan tindakan pencegahan (preventif). Tindakan pertama adalah menjaga kebersihan rumah jamur dan tempat inkubasi serta rak penanaman (pemeliharaan). Tindakan kedua adalah membuang dan memusnahkan kantong polybag yang terkontaminasi jamur lain atau hama. Tindakan lain adalah menjaga kebersihan alat pembiakan, pengawasan dan pengontrolan pelaksanaan strerilisasi peralatan serta media tumbuh, dan menjaga kebersihan rumah jamur dengan penyemprotan pestisida sebelum dilakukan penanaman atau selama pemeliharaan dan setiap usai pelaksanaan panen.

Budidaya Jamur

D. Panen Jamur Kuping

Jamur kuping dipanen saat perturnbuhan tubuh buah telah maksimal. Masa pertumbuhan jamur kuping ditandai oleh perubahan tepi atau pinggiran tubuh buah yang bergelombang dan tidak rata. Waktu panen paling tepat adalah pada umur 3 4 minggu terhitung sejak pembentukan calon tubuh buah (pin head) dan ukuran panjangnya telah maksimal atau beratnya telah mencapai sekitar 65 gr.

Panen dilakukan secara manual dengan eara mencabut jamur beserta akarnya. Pelaksanaan panen seringkali mengalami kesulitan saat mencabut akar. Akar jamur yang tidak tercabut akan membusuk dan mengganggu pertumbuhan calon jamur yang akan berkembang di sekitar pembusukan akar. Akar jamur yang tidak tercabut hares diambil paksa dengan dicungkil memakai kayu atau dijepit dan dicabut dengan penjepit khusus.

Panen jamur pada satu periode penanaman selama 5 — 6 bulan dapat dilakukan sebanyak 4 -5 kali. Dalam kondisi yang balk dapat dipanen hingga 6 kali. Selanjutnya, media tumbuh hanya menghasilkan tubuh buah jamur yang berukuran kecil sehingga perlu diganti dengan bibit bare dari hasil pembiakan yang lebih balk dan mutunya terjamin.

Budidaya Jamur

Pasca Panen Jamur Kuping

Jamur kuping dapat dikonsumsi dalam bentuk segar atau disimpan dalam keadaan kering serta diolah menjadi produk awetan. Jamur kuping yang baru dipetik (dipanen) segera dicuci dengan air bersih. Pangkal jamur dipotong, kemudian kotoran, spora, dan air media yang menempel pada permukaan tubuh buah dibersihkan dan dicuci. Caranya, permukaan tubuh buah dibasahi air, kemudian digosok pelan-pelan hingga seluruh kotoran dan spora yang berwarna putih lenyap. Karena tubuh buah jamur mudah robek, pekerjaan ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati.

Jamur yang telah bersih dapat langsung direbus atau dimasak dan dikonsumsi sebagai hidangan lezat atau dikeringkan, kemudian disimpan sebagai persediaan sayuran. Macam masakan jamur kuping yang telah dikenal dan disukai oleh masyarakat Indonesia adalah sup jamur, sukiyaki, tauco jamur, tumis jamur, acar jamur kuping, timlo dan nasi, atau mie goreng jamur kuping. Beberapa resep dan cara mengolah jamur kuping menjadi masakan lezat dapat dilihat pada lampiran 1 — 7.

Sebagai persediaan sayuran, jamur kuping harus disimpan dalam keadaan kering. Pengeringan dilakukan secara manual dengan menjemur Baran tubuh buah jamur di atas para-para atau pengeringan mekanik menggunakan oven. Pengeringan secara manual dilakukan selama 3 — 4 hari. Pengeringan dilakukan pada tempat-tempat terbuka. Selama pelaksanaan pengeringan dilakukan pembalikan berulang-ulang agar tingkat kekeringannya merata dan sempurna. Selanjutnya, jamur kuping dikemas dan disimpan pada tempat atau ruangan teduh, sejuk, dan sirkulasi udaranya lancar.

Untuk penyimpanan jangka panjang (lama), bungkus kemasannya harus tertutup rapat. Pengemasan (packing) untuk penyimpanan sebaiknya menggunakan kantong plastik tebal. Jamur kuping disusun berlapis-lapis dalam kantong plastik. Setelah isi kantong penuh, mulut permukaan kantong plastik ditangkupkan, kemudian ditekan sedikit untuk mengeluarkan udara di dalamnya. Dalam keadaan hampa udara, tangkupan mulut kantong plastik dilipat dan diikat dengan karet atau tali rafia.

Kemasan jamur kuping dalam kantong plastik dimasukkan dalam wadah berupa kotak kayu atau karton tebal yang rapat dan tidak bocor. Kemasan jamur disusun berlapis-lapis dan setiap kotak (karton) dapat diisi sesuai dengan kapasitasnya.

Untuk mencegah serangan hama perusak karton dan kemasan jamur, maka setiap kotak penyimpanan diisi CS2 yang dimasukkan dalam botol kecil. Sumbat mulut botol dengan kapas, kemudian selipkan botol ini di tengah-tengah susunan kantong plastik jamur dalam karton. Susun kotak penyimpan kemasan jamur kuping dalam keadaan tertutup.

Penyimpanan jamur kuping kering dalam kemasan kantong plastik dan kotak karton yang baik dan tidak bocor dapat bertahan selama 1 tahun. Penyimpanan dalam jumlah banyak dan jangka panjang sebaiknya lantai ruangan yang digunakan dilengkapi dengan kayu papan yang diberi sepatu. Sedangkan penyimpanan terbatas dapat ditaruh di atas lantai yang dilapisi kertas atau lembaran plastik.

Menanam Sayuran Organik di Rumah

Sayuran Organik
Sayuran Organik

Menanam Sayuran Organik di Rumah

Hampir setiap hari kita mengkonsumsi sayuran, beberapa jenis sayuran dapat kita makan tanpa dimasak, misalnya terong, tomat, dan cabai. Tanpa kita sadari berbagai sayuran yang kita konsumsi sebenarnya mengandung racun kimia, racun itu berasal dari pestisida, herbisida, fungisida, bakterisida dan pupuk kimia yang diaplikasikan dalam proses produksi sayuran tersebut.
Agar kesehatan tubuh terjaga sebaiknya kita mengkonsumsi sayuran organik dan tanaman organik, yaitu sayuran yang diproduksi tanpa aplikasi bahan kimia. Sayuran organik dapat kita budidayakan sendiri, jenis sayuran yang dapat dibudidayakan adalah yang sesuai dengan iklim di tempat tinggal kita. Berikut ini adalah cara sederhana membudidayakan sayuran organik untuk konsumsi sendiri.

Cara Bertanam Organik

Gunakan Pupuk Organik.

Pupuk organik dapat dibeli di toko pertanian atau dibuat sendiri. Cara untuk membuat sendiri pupuk organik adalah sebagai berikut :

Pembuatan Bakteri 1

Bahan :
  • Berbagai jenis buah-buahan yang sudah masak 5 kg.
  • Tetes tebu, atau gula pasir  ¼ kg
Cara pembuatan :
  • Bahan ditumbuk atau diparut sampai menjadi bubur.
  • Ambil sari buahnya dengan cara disaring atau di peras.
  • Larutkan tetes tebu atau gula pasir.
  • Campur air perasan sari buah-buahan dengan larutan gula.
  • Simpan dalam wadah ditempat yang tidak terkana sinar matahari selama 2 minggu.
  • Bakteri 1 siap digunakan untuk membuat kompos.

Pembuatan Bakteri 2

Bahan
  • Air cucian beras 1 liter.
  • Bakteri 1 sebanyak 10 sendok makan.
  • Alkohol 40% atau air tape sebanyak 10 sendok  makan.
  • Cuka 10 sendok makan.
  • Gula pasir 1 ons.
Cara pembuatan :
  • Campur semua bahan  menjadi satu.
  • Simpan di dalam botol  tertutup selama 2 minggu dan tidak terkena sinar matahari.
  • Bakteri 2 siap digunakan.
Kegunaan :
  • Sebagai pupuk cair dan dapat  mengendalikan hama tanaman.
  • Bahan pembuat kompos.
  • Pembiakan Bakteri
Bahan :
  • Bakteri 1 liter
  • Daun (1-2 kg) dari tumbuhan yang tidak bergetah.
  • Terasi ½ kg dan campur dengan air secukupnya.
  • Gula pasir atau tetes tebu (pilih salah satu) sebanyak 1 kg dan larutkan dalam air.
  • Kotoran hewan 30 kg.
  • Air secukupnya.
Pembuatan :
  • Masukan kotoran hewan dan dedaunan  ke dalam drum.
  • Masukan  larutan gula, terasi dan larutan bakteri .
  • Tambahkan air hingga tergenang sambil diaduk-aduk
  • Tutup drum.
  • Setelah 8-10 hari pembiakan bakteri sudah selesai dan tutup drum dibukak.
  • Saring dan masukan ke dalam  wadah  atau  botol, simpan ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan 1-2  liter dan tambahkan air, terasi, larutan gula dengan perbandingan yang sama sambil diaduk-aduk dan tutup kembali wadah tersebut.
  • Setelah 8-10 hari bakteri sudah berkembang biak dan siap digunakan.
  • Lanjutkan pekerjaan tersebut hingga beberapa kali.
Kegunaan:
  • Untuk membuat kompos.
  • Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot
  • Tidak boleh dicampur dengan bahan lain, terutama bahan kimia atau  bahan untuk pestisida.

Siapkan Tanaman dalam Pot

Tanaman akan tumbuh subur dalam media tanam yang baik. Media tanam yang baik adalah media tanam yang dapat menyediakan sumber makanan bagi tanaman. Gunakan tanah yang gembur untuk media tanam, tanah yang gembur biasanya berwarna hitam, tidak lengket dan tidak menggumpal. Untuk mempermudah sirkulasi udara dalam media tanam, tanah dapat dicampur dengan arang sekam, akan lebih baik lagi jika tanah juga dicampur dengan kotoran hewan ternak yang telah kering.
Apabila media tanam telah siap, masukan media tanam kedalam pot. Menanam benih sayuran sebaiknya pada pagi atau sore. Pada musim hujan tanaman perlu diberi atap pelindung agar tidak kelebihan air. Media tanam yang becek akan menyebabkan sayuran menjadi mudah busuk.

Cara Cerdas Berkebun Di Lahan Sempit

Anda senang berkebun serta mau membuat cantik kebun dirumah? Mempunyai kebun tidak mesti memiliki tempat kosong yang luas. Dengan memanfaatkan lahan sempit juga, Anda telah dapat berkebun serta letakkan beragam jenis tanaman untuk membuat cantik tempat itu.
Cara Berkebun di Lahan Sempit
Cara Berkebun di Lahan Sempit
Berkebun adalah satu diantara kesibukan yang mengasyikkan dan juga menyehatkan. Jika ada waktu senggang dirumah, Anda dapat memafaatkannya untuk berkebun dengan kosep budidaya lahan sempit. Tetapi, sayangnya cuma sedikit orang yang menyisihkan waktunya untuk mengerjakan hal seperti ini.
2. Menciptakan kebun vertikal
Berkebun tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Untuk itu, Anda bisa menciptakan kebun vertikal di rumah. Caranya, menanam tanaman di dalam pot, lalu menggantungnya. Selain itu, Anda juga bisa menanam beberapa tanaman yang bisa merambat sehingga bisa dikembangbiakkan secara vertikal.

3. Pilih tanaman yang cepat tumbuh
Pilihlah tanaman yang cepat tumbuh, seperti sayuran selada. Selain itu, tanam juga beberapa jenis sayuran lainnya yang menyehatkan. Dengan begitu, Anda akan merasa senang dan puas karena bisa menikmati hasil dari kebun sendiri walau lahannya sempit.

4. Memvariasikan tanaman
Selain memilih tanaman yang cepat tumbuh, Anda juga harus memvariasikan tanaman dengan menanam tanaman yang panennya cukup lama. Tanaman itu, seperti lobak, cabai, dan tanaman lainnya.
































5. Pilih tanaman kerdil
Karena lahan untuk berkebun Anda sempit, maka sebaiknya jangan menanam pohon buah-buahan. Biasanya, pohon buah-buahan itu akan berkembang menjadi besar dan tentunya akan membuat lahan perkebunan Anda menjadi lebih sempit. Untuk itu, pilihlah tanaman yang kerdil agar kebun Anda semakin terlihat menarik.
Demikianlah langkah cerdas berkebun di tempat sempit. Bagaimana, Anda ingin mulai berkebun sejak saat ini? Selamat coba.

Home Info Tanaman Manfaat Budidaya Tanaman Cengkeh Untuk Kesehatan

Cengkeh merupakan tanaman yang berasal dari Indonesia yang memiliki bentuk sangat mungil. Namun siapa sangka manfaat cengkeh yang merupakan tanaman berbentuk mungil ini memiliki batang pohon yang besar dan berkayu keras. Bahkan tanaman cengkeh dapat hidup hingga ratusan tahun dan mencapai ketinggian sekitar 30-40 meter. Banyak orang yang belajar cara menanam cengkeh dan memperdalam cara budidaya tanaman cengkeh ini karena cengkeh dapat dijadikan sumber penghasilan yang cukup memuaskan. Karena kegunaan tanaman ini sangat banyak seperti sebagai bumbu masak untuk pelengkap rasa, dan sebagai pengobatan tradisional. Daun Cengkeh dapat dijadikan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit. Salah satu kegunaan dan manfaat cengkeh untuk kesehatan adalah dapat menghilangkan bau mulut.
cara menanam cengkeh
cara menanam cengkeh
Cengkeh menghasilkan minyak cengkeh yang berupa minyak atsiri. Khasiat minyak cengkeh ini dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Banyak zat yang terkandung dalam minyak ini yaitu antibiotik, antivirus, anti-jamur dan memiliki khasiat sebagai anti septik. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa minyak ini ternyata dapat mengurangi pembengkakan di tubuh manusia serta dapat membuat tubuh menjadi lebih kebal. Disamping itu, minyak cengkeh juga dapat meningkatkan aliran darah, meningkatkan metabolisme dan dapat membantu mengatasi stres maupun depresi. Hal ini menjadi salah satu alasan para wirausaha yang ingin mengembangkan cengkeh. Untuk menjual cengkeh maka sebaiknya menggunakan lahan sendiri dan belajar untuk mengetahui cara menanam cengkeh.













 Cara menanam dan memperoleh manfaat tanaman cengkeh sangatlah mudah dilakukan asal sungguh sungguh dan konsisten. Untuk menanam cengkeh diperlukan tanah yang sudah digemburkan serta terbebas rumput yang tumbuh dengan liar disekitar tempat untuk menanam cengkeh. Jika Anda memiliki lahan yang cukup luas dan terbebas dari tanaman liar maka lahan tersebut dapat dijadikan untuk penanaman cengkeh. Dalam menanam cengkeh dibutuhkan lubang untuk menanam cengkeh tersebut selain lubang, harus disediakan juga tempat untuk menyimpan bibit cengkeh yang letaknya tidak jauh dari tanaman cengkeh tersebut. Hal ini bertujuan agar penanaman bibit cengkeh dapat dilakukan dengan jarak waktu yang cukup lama sebelum bibit tersebut ditanam pada lahan yang telah disediakan.

Perawatan cengkeh harus diperhatikan, misalnya seperti bulan Juli sampai September sebaiknya bibit cengkeh telah disiapkan lalu pada bulan selanjutnya sebaiknya bibit cengkeh ini ditutup. Hal ini harus dilakukan agar tanah dan lahan yang telah dilubangi tersebut dapat terkena cahaya matahari. Jika pada lahan tersebut mulai terlihat akar kayu, maka sebaiknya lahan tersebut dibersihkan kembali agar tidak menghambat pertumbuhan bibit cengkeh. Pada saat akan dilakukan penutupan bibit cengkeh, maka akan lebih baik sebelum ditutup bibit cengkeh tersebut ditaburi pupuk. Hal ini bertujuan agar saat bibit ditutup tetap terjadi pertumbuhan yang signifikan.  

Cara menanam cengkeh sebaiknya menggunakan tanah penutup lubang yang lebih tinggi daripada lahan yang akan digunakan untuk menanam cengkeh. Karena apabila terus dibiarkan maka tanah tentu saja akan mengalami penurunan.








Jika akan menanam cengkeh dalam jumlah yang banyak, sebaiknya membuat lubang tanam dengan jarak minimum 8×8 meter, dapat juga dengan menggunakan lubang tanam 10×10 meter. Sebelum diisi dengan bibit, lubang yang akan ditanami bibit cengkeh harus dibersihkan dari hama-hama serangga. Hal ini agar serangga tidak merusak bibit cengkeh yang akan ditanam. Jangan terlalu dalam saat menanam bibit cengkeh agar tidak terjadi kebusukan dan mati. Bibit yang ditanam harus diberikan pelindung dengan menggunakan bambu yang berupa anyaman dan diberi penyanggah. Hal ini harus dilakukan dalam cara menanam cengkeh agar cengkeh yang akan ditanam tidak layu. Sebaiknya melakukan penanaman cengkeh di pagi hari saat kondisi tanah masih segar.

Tanaman dipupuk secara teratur dengan takaran pupuk yang kira-kira cukup untuk satu tanaman cengkeh. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk kandang atau pupuk kompos. Pemupukan pada tanaman cengkeh dapat dilakukan dalam waktu setahun sekali, tetapi akan sangat baik lagi untuk tanaman bunga cengkeh yang dapat menghasilkan bunga cengkeh. Cengkeh dapat ditanam pada tanah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Hal inilah yang menjadi alasan para petani cengkeh untuk mengetahui cara budidaya cengkeh. Karena cengkeh dapat menjadi sumber penghasilan yang cukup menguntungkan. Cengkeh dapat digunakan untuk berbagai hal, bahkan banyak negara Eropa dan Asia yang mengekspor cengkeh dari Indonesia untuk dijadikan campuran rempah-rempah baik untuk masakan atau untuk pengobatan tradisional.

Cara Menanam Anggur Dalam Pot di Halaman Rumah

Buah anggur adalah salah satu tumbuhan merambat. Buah ini biasanya dikonsumsi langsung atau bisa juga diolah menjadi jus atau untuk bahan campuran makanan lainnya. Buah ini juga bisa diolah menjadi kismis. Rasanya manis dan sedikit kecut. Bentuknya juga bulat dan ada juga yang lonjong dan warnanya bervariasi. Ada yang warna merah, ungu, dan hijau. Buah anggur mengandung vitamin yang dapat mencegah terkena kanker dan juga penyakit lainnya. Selain itu juga bermanfaat sebagai anti radikal bebas. Cara penanamannya sendiri macam-macam. Ada yang cara menanam anggur di pot atau dirambatkan langsung di halaman rumah.
cara menanam anggur di pot
cara menanam anggur di pot
Dengan ditanam di dalam pot, kita bisa mendapatkan keindahannya juga. Karena tanaman ini termasuk tanaman merambat, maka buah akan bergelantungan sehingga tampak unik. Jadi selain untuk dibudidayakan, cara menanam anggur di pot juga bisa untuk menghiasi halaman rumah anda. Namun cara menanam anggur dalam pot tidak bisa sembarangan. Karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya tanaman buah anggur dapat tumbuh dengan baik. Dari pemilihan pot, media tanam, hingga perawatannya juga perlu dilakukan dengan benar. Karena menanam anggur sendiri jika ingin hasilnya baik, caranya berbeda dengan menanam tumbuhan yang lainnya.
Langkah pertama cara menanam anggur di pot adalah memilih pot yang tepat. Dari berbagai jenis pot yang ada, jenis pot yang cocok untuk tanaman anggur adalah yang terbuat dari bahan dasar tanah. Karena pot dari tanah memiliki pori-pori di bagian dasarnya yang bisa menyerap air. Sehingga pengaruhnya cukup baik untuk menanam anggur. Pilih juga model pot yang bagus karena cara tumbuh tanaman anggur ini yang unik, ditambah dengan pot yang bagus bisa membuat tampilan menjadi lebih cantik. Pilih pot yang ukuran diameternya lebih besar dari permukaan dasarnya atau bisa juga ukurannya sama besar.

















Selain itu, akar tanaman juga tidak mudah kering jika terlambat dalam memberikan air dan juga tidak lembab jika terlalu banyak memberikan air. Jadi disarankan untuk pilih pot yang bagus dengan bahan dasar dari tanah. Langkah cara menanam anggur di pot selanjutnya adalah media tanam. Media tanam yang digunakan untuk cara tanam anggur dalam pot harus sesuai dengan karakteristik dari tanaman anggur itu sendiri. Media tanam yang cocok untuk menanam anggur adalah pasir dan juga pupuk kandang. Pasir mudah ditembus air dan juga akar buah anggur. Sebelum bibit anggur dimasukkan ke dalam pot, terlebih dahulu masukkan pasir dan pupuk kandang yang sudah dicampur dengan rata. Untuk lebih bagus lagi, 1/3 pot diisi tanah gambut. Agar bisa menghambat air keluar dari pot.
Cara menanam anggur dalam pot adalah langkah pertama, masukkan terlebih dahulu batu bata yang sudah dipecah menjadi kecil-kecil dimasukkan ke dasar pot. Batu bata bisa diganti dengan genting. Lalu media tanam yang sudah dicampur dengan rata tadi dimasukkan ke dalam pot. Lalu isi sampai penuh. Setelah itu buat lubang untuk menanam anggur di tengahnya dengan ukuran lebih besar dari polybag yang digunakan bibit anggur.
































Lalu cara tanam anggur dalam pot berikutnya, masukkan bibit anggur yang sudah dilepas dari polybag ke dalam lubang di dalam pot tersebut. Atur posisi tanaman supaya tegak. Lalu tutup lagi permukaan media tanam. Selanjutnya siram dan ketinggian tanah akan menurun sampai 5 cm dari pinggir pot karena pemadatan pada media tanam. Terakhir, letakkan tanaman di tempat dengan pencahayaan matahari penuh. Demikian informasi mengenai cara menanam anggur di pot. Semoga informasi ini bisa membantu anda mengetahui menanam anggur di pot dengan benar.

Cara Menanam dan Budidaya Buah Durian Montong

Durian montong adalah buah yang sangat enak dan asli dari daerah tropis. Harga buah ini juga cukup mahal karena buah ini tidak berbuah sepanjang tahun. Karena memiliki harga yang cukup mahal maka anda kadang ragu untuk membeli buah durian. Agar anda bisa menikmati buah durian montong dengan gratis maka anda bisa menanam pohon durian. Cara menanam durian montong sangat mudah untuk anda lakukan. Harga bibit buah durian montong juga cukup terjangkau dari pada anda harus menunggu lama untuk menanam biji buah durian. Cara menanam durian dari biji memang membutuhkan waktu yang lama serta buah yang akan dihasilkan juga kadang tidak maksimal.
cara menanam durian montong
cara menanam durian montong
Dalam cara menanam durian montong yang baik maka hal pertama yang harus anda perhatikan adalah dari segi pemilihan bibit. Anda harus memilih bibit dengan bentuk yang bagus. Selain bentuk yang bagus anda juga bisa melihat kondisi dari daun bibit tersebut. Jika daun masih segar maka bibit tersebut akan mudah untuk hidup. Akan tetapi jika banyak daun yang mati maka bibit tersebut kemungkinan besar belum memiliki akar yang bagus. Untuk keamanan maka anda lebih baik memilih bibit dengan bentuk yang maksimal.
Setelah pemilihan bibit yang baik maka cara menanam durian montong yang baik dilanjutkan dengan mempersiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam. Pilihlah lahan yang memiliki unsur hara tinggi. Dengan menggunakan lahan yang memiliki banyak unsur hara maka tanaman akan mudah untuk tumbuh. Salah satu ciri lahan yang bagus adalah lahan yang memiliki tanah dengan tekstur yang gembur. Biasanya tanah yang gembur juga sudah memiliki banyak pupuk alami yang baik untuk pertumbuhan tanaman buah durian. Jika anda salah dalam memilih lahan maka anda tidak akan bisa memiliki tanaman yang subur.



















Untuk mengantisipasi lahan yang tidak subur maka anda bisa menambahkan pupuk pada lahan tersebut. Penambahan pupuk sangat dianjurkan dalam cara menanam durian montongyang baik. Pupuk yang anda pilih harus yang alami, banyak orang yang mengatakan jika pupuk yang paling baik adalah pupuk yang terbuat dari kotoran hewan. Kotoran hewan memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tanaman. Untuk pupuk yang tidak alami maka jangan diberikan dengan jumlah yang berlebihan karena jika berlebih akan tidak baik untuk tanaman tersebut.

Lalu dalam cara menanam durian montong yang baik anda juga harus mempersiapkan lubang untuk tanaman durian tersebut. Ukuran lubang yang baik adalah sekitar 50 cm, dengan ukuran lubang tersebut maka tanaman bisa memiliki akar yang kuat. Anda juga harus memberikan banyak nutrisi pada lubang yang akan digunakan untuk menanam tersebut. Agar tanaman bisa tumbuh dengan baik maka anda bisa menambahkan tanaman pendamping untuk tanaman tersebut. Tanaman pendamping yang baik adalah tanaman yang memiliki ukuran lebih besar dari tanaman durian. Fungsi dari tanaman pendamping adalah untuk bisa menjaga tanaman durian agar tidak mudah roboh saat terkena angin kencang.

















Jika anda sudah melakukan hal diatas maka anda bisa menanam buah durian montong dengan baik. Selain cara menanam durian montong yang baik anda juga harus merawat tanaman tersebut dengan maksimal. Merawat durian montong dengan baik akan membuat hasil buah menjadi prima. Bahkan banyak orang yang membuktikan jika tanaman dirawat dengan baik maka tanaman tersebut bisa berbuah dengan waktu yang lebih cepat.

Cara Menanam Tanaman Bawang Putih Allium Sativum

Bawang Putih atau Allium Sativum L merupakan bagian penting dari banyak resep karena membuat hidangan yang tak terhitung jumlahnya menjadi lebih berasa. Kegunaan Bawang putih tidak hanya menambah rasa pedas tertentu pada makanan, tetapi juga mengandung banyak nutrisi yang sehat yang dapat membuat anda terhindar dari banyak penyakit. Karena khasiat dan manfaat bawang putih lanang ini maka rempah-rempah ini menjadi bumbu pokok di setiap dapur.
cara menanam bawang putih
Cara Menanam Bawang Putih
Mengenai klasifikasi tanaman bawang putih, tumbuhan ini berasal dari divisi Spermatophyta, sub divisi Angiospermae, kelas Monocotyledonae, bangsa Liliales, suku Liliaceae, marga Allium dan jenis Allium sativum L. Kandungan kimia bawang putih juga sangat bermanfaat untuk mengurangi dan mengobati jerawat. Bawang putih baik untuk jerawat karena mengandung senyawa organosulfur berupa  alliin dan γ-glutamilsistein, allicin, diallyl sulfide (DAS) dan diallyl disulfide (DADS) yang memiliki kemampuan aktivitas biologi pengobatan.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Saat terbaik untuk menggunakan bawang putih adalah ketika bawang putih masih dalam keadaan segar, dan untuk alasan ini, anda dapat mencoba untuk belajar cara menanam bawang putih anda sendiri. Tak usah khawatir karena budi daya tanaman bawang putih tidaklah mahal dan tentu saja mudah. Yang anda butuhkan adalah area tanah yang subur dan  beberapa siung bawang putih. Berikut ini beberapa tips mengenai cara tanam bawang putih
1. Pilih tempat:
Ingat, memilih tempat yang tepat adalah salah satu hal yang paling penting dalam latihan ini. Pilih sebidang tanah yang mendapat banyak sinar matahari di siang hari. Selain itu, pastikan bahwa tanah tidak memiliki masalah drainase apapun. Kelembaban adalah penting namun terlalu lembab mungkin akan meredam tanah dan ini tidak akan menghasilkan hasil yang baik. Selain itu,  penelitian tentang bawang putih menunjukkan bahwa bawang putih tumbuh baik di tanah berpasir sehingga hindari penanaman siung bawang putih di lahan berbasis tanah liat.
2. Tahu waktu terbaik untuk menanam:
Hal berikutnya yang harus anda lakukan adalah menentukan waktu yang tepat untuk menanam bawang putih. Setiap daerah memiliki iklim yang berbeda sehingga waktu yang tepat tidak akan sama di mana-mana. Secara umum, para ahli  merekomendasikan menanam bawang putih pada musim dimana terik matahari ada.
3. Siapkan tanah:
Sebelum menanam siung bawang putih, anda harus mempersiapkan tanah jika tidak, anda tidak akan bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. anda harus melunakkan tanah sebelum menyebar suing bawang putih. Sedikit kelembaban juga dianjurkan karena membantu suing untuk tumbuh.
4. Dapatkan siung bawang putih segar:
Langkah selanjutnya anda harus mendapatkan siung bawang putih yang segar. Pastikan bawang putih yang anda pilih berkualitas tinggi dan bebas dari jamur. Selain itu, anda tidak harus memilih sumber bawang putih yang telah menjadi lembut, karena siungnya yang tidak akan mampu bertahan pada saat penanaman. Patahkan bawang putih dan kemudian kupas kulit luar seperti kertas pada suing bawang.
5. Tempatkan setiap benih bawang  ke dalam tanah:
Sekarang,setelah anda mempersiapkan tanah dan suing bawang, saatnya untuk menyebarkan benih ini. Pastikan bahwa ujung runcing dari bawang mengarah ke atas. Dorong benih ke dalam tanah dan kemudian tutupi mereka dengan tanah dan kompos.
6.Rawat tanaman:
anda harus menyiram tanah secara berkala. Ingat, terlalu banyak air dapat merusak tanaman. Bila anda melihat daun bawang putih di permukaan, buat pengaturan khusus untuk menghindari segala jenis hama.

Manfaat Khasiat Budidaya Buah Blewah Untuk Kandungan Ibu Hamil

Cara budidaya blewah sangatlah mudah dan tidak memerlukan biaya banyak sebab kurang lebih sama dengan cara penanaman semangka. Teknik penanaman blewah dimulai dengan penyiapan lahan tanah yang telah dilubangi. Akan lebih baik jika cara tanam blewah ini tanahnya juga dibajak. Kemudian diberi pupuk kandang. Untuk menjaga kadar kelembaban tanah, dolomit bisa digunakan setelah penaburan pupuk kandang. Kadar kelembaban tanah sebaiknya dijaga untuk mendapatkan kualitas tumbuhan yang baik.
Tanaman Buah Blewah
Tanaman Buah Blewah
Ada beberapa manfaat dan khasiat buah blewah bagi kesehatan tubuh diantaranya; Meningkatkan kekebalan tubuh, Menyehatkan mata, Menjaga kesehatan gusi, Memelihara kesehatan kulit, Menurunkan kolesterol, Melancarkan pencernaan, Menurunkan tekanan darah, dan mengatasi susah tidur dan mencegah kanker rahim.

 
 
 
 
 
 
Manfaat buah blewah untuk ibu hamil sendiri sangatlah baik sebab Kandungan buah blewah berupa folat yang tinggi membantu untuk menjaga dan memproduksi sel-sel baru, kandungan ini penting bagi wanita hamil demi kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Blewah ternyata juga memiliki indeks glikemik rendah (GI), fruktosa dan glukosa yang terdapat pada buah ini adalah gula alami sederhana, sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan obesitas. Blewah juga dapat mengurangi asam urat.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Di bulan Ramadhan blewah merupakan buah yang sangat sering ditemui. Jadi sangat disarankan untuk mencoba mengkonsumsi buah ini sebab selain menyegarkan untuk berbuka puasa, blewah juga bermanfaat bagi kesehatan. Lebih detail untuk kajian ilmiah buah blelewah sebagai berikut:
  • Nama ilmiah : Curcumis melo
  • Iklim ideal untuk tumbuh optimal : dataran rendah sampai dataran tinggi
  • Ukuran pot minimal : sedang ( 20 – 30 cm )
  • Kebutuhan sinar matahari : dibawah naungan atau sinar matahari pagi
  • Kebutuhan air : sedang ( siram sehari 1x )
  • Pertumbuhan tanaman : cepat ( tumbuh daun dalam beberapa hari )
  • Tingkat kesulitan : pemula ( sangat mudah perawatannya )

BACA JUGA TAMAN STEK

Berita Terbaru

Blog Archive